HDMI: Hantarkan Audio dan Video Sejernih Kristal

Belakangan mulai ramai hp-hp yang menawarkan fasilitas HDMI. Nokia N8 dan Acer Stream adalah 2 nama diantaranya. Tapi apa sih sebetulnya HDMI itu?

Pernah nonton video di tv dari hp? Kabel dicolok ke tv dan ke hp, jalankan player video di hp, lalu tinggal nonton video hasil rekaman hp di tv. Atau presentasi dengan proyektor dari hp; kabel tercolok ke proyektor dan ke hp, jalankan document viewer di hp, lalu presentasi terpapar di layar.

Nah, bila dulu tampilannya tak memuaskan, entah gambarnya patah-patah atau suaranya terlambat atau teksnya buram, sekarang makin bagus. Salah satu penyumbang kenyamanan itu adalah HDMI.

HDMI, atau High-Definition Multimedia Interface, merupakan antarmuka untuk video dan audio digital tak terkompresi. Biasanya konektornya 19-pin; namun saat ini sudah ada pula yang diperkecil sehingga mirip konektor USB mini, bahkan USB mikro.

Untuk mengerti perkembangannya, kita balik dulu ke generasi konektor video dan audio sebelumnya. Dulu, jika hendak menghubungkan perangkat mobile ke tv, monitor atau semacamnya, kita pakai kabel yang terpisah antara konektor video dan konektor audio. Umumnya berupa 3 konektor RCA – kuning untuk composite video, serta putih dan merah untuk stereo audio. Konektor ini mengalirkan format analog, sehingga kualitas tampilannya masih kurang memuaskan.

Nah, dengan HDMI, sekarang kita hanya butuh satu kabel. Ini pun mampu menghantarkan video dan audio berformat digital tanpa kompresi, sehingga kualitas tampilannya pun bisa sejernih kristal.

Itulah yang membuat HDMI disukai; sistem perkabelan lebih simpel sambil tetap menghasilkan kualitas terbaik home theater.

HDMI 1.4

Saat ini spesifikasi HDMI sudah mencapai versi 1.4. Kemampuan yang ditawarkan versi ini antara lain konektor mikro HDMI, dukung 4K, ekstra model warna, 3D, saluran ethernet, saluran balik audio, tipe konten, dan sistem koneksi otomotif.

Yang paling penting dicatat adalah soal konektor HDMI mikro. Ini merupakan konektor baru yang lebih kecil untuk hp dan perangkat portabel lainnya. Konektor ini dukung video resolusi sampai 1080p.

Jika perangkat dibekali displai generasi baru yang menyaingi sistem Digital Cinema, versi 1.4 sudah dukung 4K yang resolusinya jauh melebihi 1080p.

Model warna yang biasa dipakai di fotografi digital maupun grafis komputer pun sudah didukung. Malah, versi ini jadi protokol input/output untuk banyak format video 3D sehingga membuka jalan untuk menikmati bermain game 3D atau nonton home theater 3D.

Soal internetan, di versi terbaru ini sudah ada saluran ethernet HDMI yang memungkinkan perangkat ber-IP untuk terkoneksi ke jaringan kecepatan tinggi tanpa menambah kabel ethernet lagi.

Saluran balik audio (Audio Return Channel) memungkinkan tv dengan tuner terintegrasi untuk mengirim data audio “upstream” ke sistem audio surround tanpa kabel audio tersendiri.

Sumber:

http://www.hdmi.org/

Penulis : editor

 

3 Responses to “HDMI: Hantarkan Audio dan Video Sejernih Kristal”

  1. March 20, 2011 at 12:59 am

    Saya pakai acer aspire 4740G dan layar brovia BX 300 pakai kabel HDMI tapi suara kok tidak masuk ke tv mohon pencerahhan

  2. October 18, 2011 at 12:11 pm

    memang mantap gan, ane pernah nyoba di TV LG yg LED , super mantep deh pokoknya gambar dan suaranya :)

  3. March 24, 2013 at 11:07 am

    sayang banget q ga punya tv yg ada hdminya n laptop/ kompi yg ada koneksi hdmi. melas bgt dah

    sent from nexian nx 780

Leave a Reply