Berita
Masalah Baterai Pertaruhkan Merek Nokia
Artikel terkait

Beri Komentar

RSS Feed


Beri Rating :
Rabu, 15 Agustus 2007 | 09:05 WIB

HELSINKI, RABU - Masalah pada baterai diperkirakan akan berdampak terhadap citra Nokia sebagai produsen ponsel terbesar dunia. Sejumlah analis memperkirakan insiden ini akan berpengaruh terhadap pangsa pasar Nokia di industri ponsel.

Yang pasti, Nokia harus merogoh kocek besar untuk melakukan penggantian jutaan baterai yang diperkirakan berisiko mengalami overheating (panas berlebihan). Analis Richard Windsor dari Nomura memprediksi ongkos yang harus ditanggung Nokia bisa mencapai 137 juta dollar AS (sekitar Rp1,3 triliun).

Nilai saham Nokia di New York Stock Exchange (NYSE), Selasa (14/8) siang, turun 24 sen atau 0,79 persen sehingga menjadi 30,34 dollar AS setiap lembarnya. Di bursa Eropa, nilai sahamnya pada sesi penutupan turun 1,55 persen sehingga ikut menyumbang penurunan indeks teknologi Eropa sebesar 0,84 persen.

Analis lainnya mengatakan hal yang paling mengkhawatirkan justru apabila hal tersebut menekan pangsa pasar Nokia dan menaikkan pangsa pasar pesaingnya seperti Motorola, Samsung Electronics, dan LG Electronics. "Saya kira ini akan menggerus merek Nokia yang merupakan aset terbesarnya," ujar Soren Linde Nielsen, analis dari Jyske Bank.

Berdasarkan rating Interbrand, merek Nokia dihargai 33,7 miliar dollar AS. Merek yang sangat kuat membuatnya masih masuk jajaran lima besar merek paling bernilai di dunia, antara lain bersama Coca Cola dan Microsoft. 

Karenanya, Nokia menyatakan keputusan untuk menyediakan program penggantian merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dan upaya mempertahankan mereknya. Meski berdasarkan temuan awal, program penggantian sudah dilakukan secara global.

"Dengan bereaksi cepat, bertanggung jawab, dan transparan, kami yakin konsumen akan terus melihat Nokia sebagai brand yang dipercaya dan bertanggung jawab," ujar Robert Anderssen, kepala operasi konsumen dan pasar Nokia, dikutip Reuters.

Nokia telah menyediakan layanan online untuk mengecek dan penggantian baterai yang rawan menglamai overheating di www.nokia.com/batteryreplacement dan melalui call center.  Lankah yang dumumkan Selasa (14/8) dilakukan setelah hasil investigasi menunjukkan bahwa sekitar 46 juta baterai tipe BL-5C yang dipasok Matsushita Battery Industries Co. Ltd. antara Desember 2005 hingga November 2006 diketahui rawan mengalami overheating.

0 Komentar
Halaman  
Beri Komentar

Security Code
Berita
StarOne Ramaikan Pasar CDMA Bandung
PT Indosat Tbk melebarkan sayapnya meramaikan pasar CDMA di Bandung dan sekitarnya dengan memperkenalkan layanan StarOne.
Masalah Baterai Pertaruhkan Merek Nokia
Masalah pada baterai diperkirakan akan berdampak terhadap citra Nokia sebagai produsen ponsel terbesar dunia.
Nokia Tak Batasi Waktu Penggantian Baterai BL-5C
Komik Asli Indonesia Hadir di Ponsel
Bakrie Telecom Targetkan Jaringan di 17 Kota
Berita
Koran Versi M sebagai VAS Masa Depan
Dear Pengiklan, Sebagai pengiklan penting di Chicago Tribune, saya menulis untuk menginformasikan Anda bahwa perusahaan induk kami, Tribune, hari ini mengumumkan keputusan strategis untuk merestrukturisasi utang dan untuk mengajukan perlindungan sesuai d
Sorotan
Pamerkan video favorit ke penerima telepon
Operator keasyikan meraup keuntungan ring back tone, yang hanya bisa memamerkan lagu pilihan ke nomor tujuan. Padahal, ada yang lebih canggih! Anda bisa memamerkan video pilihan ke nomor tujuan, yang bisa diganti-ganti sesuka hati
© 2007 - Sinyal - All rights reserved -- Developed by Kompas Cyber Media