SOLO, RABU - PT Bakrie Telecom Tbk menargetkan membuka jaringan di 17 kota di Indonesia sampai akhir tahun 2007. Anggaran sebesar Rp2 triliun telah disiapkan untuk itu setelah operator telepon tetap nirkabel tersebut memperoleh izin nasional.
"Pembukaan jaringan di 17 kota dengan dana Rp2 triliun itu diharapkan dapat menambah jumlah total pelanggannya menjadi 3,6 juta pelanggan pada tahun ini," kata Charles Sitorus Eksekutif Vice President Bidang Sales PT Bakrie Telecom Tbk, saat peresmian gerai Esia di Solo, Rabu (29/8). Ia mengatakan pada semester pertama tahun 2007, pihaknya telah mendapatkan jumlah pelanggan sebanyak 2,246 juta.
Menyinggung sumber dana untuk pembiayaan pembukaan jaringan tersebut, ia mengatakan berasal dari penerbitan obligasi senilai Rp650 miliar. Perusahaan juga telah mendapatkan fasilitas pinjaman sindikasi dari Credit Suisse sebesar 145 juta dolar Amerika Serikat dan fasilitas ’vendor financing’ sebesar 125 juta dolar AS dari salah satu vendor terkemuka.
Pembukaan gerai di Solo ini, lebih dahulu dibuka di Surabaya dan Malang dan minggu depan akan dibuka di Medan dan Yogyakarta. Untuk di Solo ditargetkan selama empat hari akan menambah 20.000 pelanggan Esia dan 2000 pelanggan Wifone. Seperti dilaporkan Antara, calon pelanggan baru Esia maupun Wifone bisa memilih nomor sendiri yang paling disukai selama empat hari sejak diluncurkan.

