HP berlayar sentuh murah meriah
Mengingat ponsel Cina dikenal wara-wiri dengan kemampuan dobel operator dan/atau tv + radio, maka melihat ponsel ini yang hanya menawarkan radio jadi terasa kurang joss. Tapi jangan salah. Jika kebanyakan ponsel radio mengharuskan kita mencolok headset supaya radionya berfungsi, di sini kita bisa langsung pakai.
Namun karena ponsel ini ditujukan untuk low-end, setting yang tersedia hanyalah Channel List, Manual Input, Preset Auto Search dan Background Play. Pun tak ada tombol pintas khusus untuknya. Namun ini masih bisa diakali dengan mengganti salah satu pintasan di navigasi supaya langsung membuka radio. Penggantian setting navigasi dilakukan dari Settings > Phone Setup > Dedicated key, lalu pilih salah satu tombol. Secara manual, radionya sendiri dicapai dari Multimedia > FM Radio > FM Radio Receiver.
Tentu saja kita tetap boleh kok memakai headset untuk mendengarkan radio. Yang jelas, tak perlu lagi merasa bete karena tak bisa dengar radio saat ponsel sedang diisi ulang. Meski port charger dan port headset masih sama, kita masih bisa menikmati suara penyiar favorit. Satu hal yang penting dicatat adalah kemampuan Equalizer. Jika biasanya kita hanya tinggal pilih moda yang diinginkan, di sini kita masih bisa mengubah track db-nya.
Meski low-end, si imut ini sudah memakai layar sentuh. Pada unit demo yang Sinyal terima kebetulan layarnya tak begitu sensitif; harus agak keras ditotol agar icon-nya berfungsi. Yang unik, stylus tak tersimpan dalam bodi ponsel; K-Touch memberikan stylus bertali sehingga bisa digantungkan di lubang tali gantungan di kanan bodi. Menurut Sinyal sih ini merepotkan karena harus putar-cabut stylus sebelum dapat dipakai; tak bisa buru-buru dipakai.
Yang lucu adalah adanya lampu di kiri-kanan layar yang akan berkedap-kedip mirip lampu disko ketika ponsel menerima panggilan atau pesan singkat. Setting-nya ada di masing-masing User Profile. Masuklah ke Settings > User Profiles, buka Customize salah satu profil, kemudian setel Status LED nya.
Jika melewatkan panggilan atau pesan, kita bisa setel supaya ponsel memberi alarm peringatan dengan Message Sound warning dan Call Sound warning. Setting ini bisa ditemukan di Organizer. Oya, kita juga bisa menyetel Black List untuk orang-orang yang tak disukai. Masuk saja ke Business Zone, buka Black List, lalu aktifkan Black List atau Red List di Mode.
SMS bisa berpindah antara memori ponsel dan SIM card. Seperti biasa, me-reply SMS di Inbox takkan meninggalkan salinan di Outbox. Keypad terasa empuk dipencet; ini penting supaya tak cepat pegal bagi yang doyan ber-SMS. (Septyarini)
Plus : radio
Minus: tanpa kamera
Spesifikasi: K-Touch A5118
Rilis | Juni 2008 |
Harga | Rp.649.000,- |
Jaringan | GSM 900/1800 |
Bentuk | Bar |
Dimensi | 105x47x17 mm |
Bobot | 84 gram |
Batere | Li-Ion 3.7 V 1000 mAh |
Waktu siaga | rata-rata 3 hari |
Waktu bicara | rata-rata 4 jam |
Layar | 1.9 inci, CSTN, 128x160, 65 ribu warna |
Memori internal | - |
Memori tambahan | MicroSD |
Konektivitas antar peranti | Bluetooth |
Konektivitas internet | - |
Kamera | Tidak ada |
Ringtone | Polifonik |
Phonebook | 300 entri |
Messaging | SMS, Chat |
Aplikasi | Calendar, Alarm, To Do List, Black List, Game (Puzzle), Audio Player, FM Radio, MP4 Player, Calculator |
Isi paket | Charger, headset, stylus, manual |
DENGAN KATA LAIN...
Bagi yang senang dengar radio, ponsel ini bisa jadi satu pilihan yang relatif murah-meriah.


