Samsung menempatkan tombol GPS di kanan bola navigasi. Memencet tombol ini akan membuka NavFone. Berikutnya, kita pilih peta, setel Start dan Destination, lalu jalankan. Entah mengapa, Sinyal merasa tak bisa dengan cepat menguasai cara pakai GPS di sini; tak secepat Sinyal menguasai cara pakai GPS di Nokia 6110 Navigator. Memang ada pula sejumlah fitur menarik di NavFone, seperti SMS Position atau Where Are You yang agaknya hanya bisa dipakai berpasangan dengan SGH i550w lainnya. Respon untuk mendapatkan koordinat lokasi terbaru terasa lambat. Kabarnya, ini karena i550w memakai GPSOne Xtra buatan Qualcomm yang memakai server Qualcomm sendiri untuk penerimaan data di chipset. File data ini diaktifkan terpisah dari NavFone.
Melihat adanya tombol browser di seberang tombol navigasi, agaknya jelajaih internet menjadi unggulan Samsung lainnya untuk ponsel ini. Dukungan konektivitas memang menawan, sebab Samsung melengkapi ponsel ini dengan HSDPA maupun WiFi.
Satu hal yang menarik dari desain ponsel ini adalah dipakainya trackball. Perhatikan: normalnya, bola navigasi ini berwarna biru; namun saat ponsel sedang diisi ulang, warnanya berubah jadi oranye. Bagi Sinyal, bola imut ini agak merepotkan karena suka tergelincir; khususnya ketika sedang memakai GPS atau browser. Harus berkali-kali "digelundung" sebelum mencapai icon atau menu yang diinginkan.
Tak boleh dilupakan, ada kamera 3.2 MP, autofocus; plus lampu LED dan cermin. Perpindahan antara moda foto dan video mudah dilakukan dari dalam menu. Setting yang tersedia memang standar, namun sudah oke. Image resolution untuk foto adalah maksimal 2048x1536, sementara Video resolution untuk video adalah maksimal 352x288. Di sini juga bisa kita temukan FM radio yang seperti biasa butuh headset tercolok agar dapat berfungsi.
Yang menarik lainnya adalah adanya jack headset 3.5mm; bisa ditemukan di sisi atas bodi, ujung kiri. Ini memungkinkan kita memakai headset alternatif. Mengingat Samsung menyertakan headset dengan kepala colokan untuk port charger; sementara kepala charger, kepala kabel data dan kepala headset bawaan Samsung memakai port yang sama, maka ini sedikit mengobati masalah rebutan port.
Selain via kabel data, transfer data bisa dilakukan via Bluetooth atau WiFi. Gosipnya, Samsung punya dua versi untuk seri ini: i550w (pakai w) menandakan ada WiFi, dan i550 (tanpa w) menandakan tanpa WiFi. Untuk
Samsung memakai Symbian S60 untuk ponsel ini. Dengan demikian, banyak aplikasi pihak ketiga yang bisa ditambahkan. Namun tampilan menunya terlihat beda dengan yang biasa kita lihat di seri N buatan Nokia. Samsung juga memasukkan search bar Google di halaman utama. Di dalam, kita bisa temukan pra-instal Yahoo! Go dan Opera Mini. Perhatikan bahwa kita bisa mengopi SMS dari memori SIM card ke memori ponsel; tapi tidak sebaliknya. (Septyarini)
Plus : Fitur lengkap harga terjangkau
Minus : routing GPS sulit
Spesifikasi: Samsung SGH i550w
Rilis | Juni 2008 |
Harga | Rp.3.490.000,- |
Jaringan | GSM 900/1800/1900 MHz, HSDPA 2100 Mhz |
Bentuk | Bar |
Dimensi | 116x53x16 mm |
Bobot | 110 gram |
Batere | Li-Ion 3.7V 1000mAh |
Waktu siaga | rata-rata 3 hari |
Waktu bicara | sampai 6 jam |
Layar | 2.6 inci, TFT, QVGA, 260 ribu warna |
Memori internal | 150 MB |
Memori tambahan | MicroSD 1GB |
Konektivitas antar peranti | Kabel data, Bluetooth, WiFi |
Konektivitas internet | 3,5G |
Kamera | 3.2MP, lampu, cermin; lensa autofocus |
Ringtone | Polifonik |
Phonebook | unlimited |
Messaging | SMS, MMS, e-mail |
Aplikasi | Music player, Flash Player, RealPlayer, Recorder, Video Editor, Radio, Calculator, Clock, Calendar, Quickoffice, Adobe PDF, Notes, Converter, GPS +, Yahoo! Go, NAVFone, Opera Mini |
Isi paket | Charger, kabel data, headset, manual |
DENGAN KATA LAIN...
Ponsel relatif lengkap dengan harga bersaing.


