Uji
Samsung SGH i550w
Artikel terkait

Beri Komentar

RSS Feed


Beri Rating :
Jumat, 8 Agustus 2008 | 15:48 WIB

HP GPS harga terjangkau

Untuk GPS ini, SGH i550w memakai aplikasi pemetaan NavFone yang sudah ditaruh dalam microSD 1GB. Untuk Indonesia, peta yang disediakan antara lain Bali, Bandung, Jakarta, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta. Peta kota-kota tersebut tak bisa langsung pakai; kita harus install dulu yang ingin kita pakai. Di satu sisi, ini sedikit merepotkan; namun di sisi lain, ini bisa mengurangi beban sistem. Lisensi software disertakan dalam paket pembelian. Update peta memang bisa di-download secara gratis (dalam kurun waktu tertentu); tapi tentu saja koneksi internet untuk men-download-nya tak gratis.

 

Samsung menempatkan tombol GPS di kanan bola navigasi. Memencet tombol ini akan membuka NavFone. Berikutnya, kita pilih peta, setel Start dan Destination, lalu jalankan. Entah mengapa, Sinyal merasa tak bisa dengan cepat menguasai cara pakai GPS di sini; tak secepat Sinyal menguasai cara pakai GPS di Nokia 6110 Navigator. Memang ada pula sejumlah fitur menarik di NavFone, seperti SMS Position atau Where Are You yang agaknya hanya bisa dipakai berpasangan dengan SGH i550w lainnya. Respon untuk mendapatkan koordinat lokasi terbaru terasa lambat. Kabarnya, ini karena i550w memakai GPSOne Xtra buatan Qualcomm yang memakai server Qualcomm sendiri untuk penerimaan data di chipset. File data ini diaktifkan terpisah dari NavFone.

 

Melihat adanya tombol browser di seberang tombol navigasi, agaknya jelajaih internet menjadi unggulan Samsung lainnya untuk ponsel ini. Dukungan konektivitas memang menawan, sebab Samsung melengkapi ponsel ini dengan HSDPA maupun WiFi.

 

Satu hal yang menarik dari desain ponsel ini adalah dipakainya trackball. Perhatikan: normalnya, bola navigasi ini berwarna biru; namun saat ponsel sedang diisi ulang, warnanya berubah jadi oranye. Bagi Sinyal, bola imut ini agak merepotkan karena suka tergelincir; khususnya ketika sedang memakai GPS atau browser. Harus berkali-kali "digelundung" sebelum mencapai icon atau menu yang diinginkan.

 

Tak boleh dilupakan, ada kamera 3.2 MP, autofocus; plus lampu LED dan cermin. Perpindahan antara moda foto dan video mudah dilakukan dari dalam menu. Setting yang tersedia memang standar, namun sudah oke. Image resolution untuk foto adalah maksimal 2048x1536, sementara Video resolution untuk video adalah maksimal 352x288. Di sini juga bisa kita temukan FM radio yang seperti biasa butuh headset tercolok agar dapat berfungsi.

 

Yang menarik lainnya adalah adanya jack headset 3.5mm; bisa ditemukan di sisi atas bodi, ujung kiri. Ini memungkinkan kita memakai headset alternatif. Mengingat Samsung menyertakan headset dengan kepala colokan untuk port charger; sementara kepala charger, kepala kabel data dan kepala headset bawaan Samsung memakai port yang sama, maka ini sedikit mengobati masalah rebutan port.

 

Selain via kabel data, transfer data bisa dilakukan via Bluetooth atau WiFi. Gosipnya, Samsung punya dua versi untuk seri ini: i550w (pakai w) menandakan ada WiFi, dan i550 (tanpa w) menandakan tanpa WiFi. Untuk Indonesia, rencananya yang beredar hanya yang dilengkapi WiFi. MicroSD mudah digonta-ganti karena mulut slot berada di kiri bodi. 

 

Samsung memakai Symbian S60 untuk ponsel ini. Dengan demikian, banyak aplikasi pihak ketiga yang bisa ditambahkan. Namun tampilan menunya terlihat beda dengan yang biasa kita lihat di seri N buatan Nokia. Samsung juga memasukkan search bar Google di halaman utama. Di dalam, kita bisa temukan pra-instal Yahoo! Go dan Opera Mini. Perhatikan bahwa kita bisa mengopi SMS dari memori SIM card ke memori ponsel; tapi tidak sebaliknya. (Septyarini)

 

Plus     : Fitur lengkap harga terjangkau

Minus : routing GPS sulit

 

Spesifikasi: Samsung SGH i550w

Rilis

 Juni 2008

Harga

 Rp.3.490.000,-

Jaringan

 GSM 900/1800/1900 MHz, HSDPA 2100 Mhz

Bentuk

 Bar

Dimensi

 116x53x16 mm

Bobot

 110 gram

Batere

 Li-Ion 3.7V 1000mAh

Waktu siaga

 rata-rata 3 hari

Waktu bicara

 sampai 6 jam

Layar

 2.6 inci, TFT, QVGA, 260 ribu warna

Memori internal

 150 MB

Memori tambahan

 MicroSD 1GB

Konektivitas antar peranti

 Kabel data, Bluetooth, WiFi

Konektivitas internet

 3,5G

Kamera

 3.2MP, lampu, cermin; lensa autofocus

Ringtone

 Polifonik

Phonebook

 unlimited

Messaging

 SMS, MMS, e-mail

Aplikasi

 Music player, Flash Player, RealPlayer, Recorder, Video Editor, Radio, Calculator, Clock, Calendar, Quickoffice, Adobe PDF, Notes, Converter, GPS +, Yahoo! Go, NAVFone, Opera Mini

Isi paket

 Charger, kabel data, headset, manual

 

DENGAN KATA LAIN...

Ponsel relatif lengkap dengan harga bersaing.

0 Komentar
Halaman  
Beri Komentar

Security Code
Uji
Haier N60: Kamera Video dengan Sentuhan
Mencoba menggarap segmen multimedia, Haier mengeluarkan ponsel kamera video berlayar sentuh yang cukup menarik perhatian.
Motorola W218: Senter yang Merepotkan
Seperti pendahulunya W210, ponsel ini pun dapat dijadikan senter dengan tambahan kamera VGA.
esia-LG ID3100
LG KG195
K-Touch V908
Berita
M-Mail
Beberapa tahun belakangan, teknologi telekomunikasi dan Internet saling berkolaborasi. Dari Internet Anda bisa melakukan panggilan telepon, ataupun berkirim SMS. Sebaliknya juga. Melalui ponsel Anda bisa mengakses situs Internet, chatting, dan tentunya ju
Sorotan
Pamerkan video favorit ke penerima telepon
Operator keasyikan meraup keuntungan ring back tone, yang hanya bisa memamerkan lagu pilihan ke nomor tujuan. Padahal, ada yang lebih canggih! Anda bisa memamerkan video pilihan ke nomor tujuan, yang bisa diganti-ganti sesuka hati
© 2007 - Sinyal - All rights reserved -- Developed by Kompas Cyber Media